Kecamatan Glumpang Baro Juara 1 Lomba Busana Motif Khas Pidie 2026
PPID Utama Pidie | Selasa, 8 September 2026 | Berita
Pidie - Pemerintah Kabupaten Pidie melalui TP PKK Kabupaten Pidie menggelar Lomba Peragaan Busana Motif Khas Pidie Tahun 2026 di Aula Gedung PCC Sigli, Selasa (8/9/2026). Lomba bertema “Keharuman Budaya Pidie Dalam Motif Kearifan Lokal” ini diikuti 23 kecamatan se-Kabupaten Pidie.
Kegiatan ini dinilai strategis dalam upaya melestarikan dan mengembangkan budaya daerah melalui karya busana berbasis motif lokal.
Dalam lomba tersebut, Kecamatan Glumpang Baro keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Kecamatan Geumpang, dan Juara 3 Kecamatan Kota Sigli.
Untuk kategori harapan, Juara Harapan 1 diraih Kecamatan Glumpang Tiga, Harapan 2 Kecamatan Tiro, dan Harapan 3 Kecamatan Mutiara. Sementara gelar busana favorit jatuh kepada Kecamatan Indrajaya.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, SH., MH. Turut hadir Ketua TP PKK Aceh Ny. Marlina Muzakir, Ketua TP PKK Pidie Ny. Hj. Rohana Razali Sarjani, S.TP, Wakil Ketua I TP-PKK Pidie Ny. Mona Rizki Arisanti Alzaizi, S.Pd, unsur Forkopimda, dan seluruh kepala SKPK dalam Kabupaten Pidie.
Rangkaian acara diawali pembacaan Al-Qur’an dan Shalawat Badar oleh Ustadz Joni Akbar, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Aceh, dan Mars TP PKK Pidie. Kemeriahan juga ditambah penampilan Tari Tradisional Aceh Tarek Pukat.
Dalam sambutannya, Bupati Sarjani Abdullah mengatakan Pidie memiliki kekayaan budaya, sejarah, seni, dan tradisi yang menjadi jati diri masyarakat. Motif dan ragam hias khas daerah, menurutnya, dapat menjadi identitas budaya yang membanggakan sekaligus bernilai ekonomi jika dikembangkan dengan kreativitas.
“Kita ingin menunjukkan bahwa budaya lokal tidak harus bertentangan dengan perkembangan zaman. Justru dengan kreativitas, motif khas Pidie dapat dikembangkan menjadi busana yang modern, indah, elegan, dan sesuai kebutuhan masyarakat masa kini, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Pemkab Pidie akan terus mendorong kegiatan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk berkarya dan berkreasi mengembangkan potensi budaya daerah.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah untuk memperkenalkan motif khas Pidie kepada masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat Aceh, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya. []
Tags Pidie Lomba Peragaan Busana