DPMG Pidie Fasilitasi Penguatan Akuntabilitas BUMDesa
PPID Utama Pidie | Selasa, 29 September 2026 | Berita
Pidie – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie memfasilitasi kegiatan Pendampingan Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja BUMG/BUMDesa Kabupaten Pidie yang dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 29 s.d 30 September 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 BUMG/BUMDesa Kabupaten Pidie, dengan peserta terdiri dari Direktur dan Bendahara. Pendampingan menghadirkan Bapak Subhan Amri dari BPKP Perwakilan Provinsi Aceh sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola BUMG/BUMDesa dalam melaksanakan tata kelola keuangan dan kinerja secara tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan pendampingan dan pembahasan terkait penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan BUMG/BUMDesa, penyusunan dan pengelolaan laporan keuangan, serta aspek kinerja dan tata kelola kelembagaan. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi dan konsultasi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan BUMG/BUMDesa di masing-masing gampong.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengelola BUMG/BUMDesa untuk semakin tertib dalam administrasi dan pengelolaan keuangan, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memperkuat kinerja usaha sehingga BUMG/BUMDesa mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung peningkatan perekonomian gampong.
Kepala DPMG Kabupaten Pidie Wahidin, SSTP, M. Si melalui Kepala Bidang Levi Ambara, SE., menyampaikan bahwa penguatan akuntabilitas merupakan bagian penting dalam pengembangan BUMG/BUMDesa.
Lebih lanjut, katanya, pengelolaan yang baik tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga dengan tertib administrasi, pengelolaan keuangan, pelaporan, dan pertanggungjawaban kinerja.
"Melalui kegiatan pendampingan ini, DPMG Kabupaten Pidie berharap para Direktur dan Bendahara BUMG/BUMDesa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan BUMG/BUMDesa masing-masing secara lebih baik, profesional, dan berkelanjutan," jelasnya dikantor setempat, Selasa (29/9/2026). [sa/diskominsa.ril]