Muspika Grong-Grong Peringatkan Para Pedagang Takjil

Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Pidie | Rabu, 5 Mei 2021 | Berita 

Muspika Grong-Grong, Pidie memperingatkan puluhan pedagang takjil, agar tidak menjajalkan menu berbuka lebih cepat di bulan Ramadhan 1442 H. Sebab, muspika tidak segan-segan memanggil Satpol-PP Pidie, untuk mengangkut barang milik pedagang takjil jika tidak patuh aturan. Muspika Grong-Grong telah dua kali turun memantau pedagang takjil, yang sebagian pedagang takjil masih berjualan lebih cepat.

Camat Grong-Grong, Nasrina Hanim SSTP MPA mengatakan "Kami telah ingatkan pedagang takjil supaya tidak berjualan pukul 14.00 WIB, jika ditemukan barang diangkut". Ia menjelaskan, dalam memperingatkan penjual takjil, Muspika Grong-Grong menggandeng Satpol-PP dan WH Pidie. Jumlah pedagang takjil yang berjualan di pinggir jalan di pasar Grong-Grong hampir 50 pedagang. 

Setiap bulan puasa pedagang takjil di pasar Grong-Grong penuh, sebab pasar Grong-Grong ramai disinggahi warga, baik dari Kota Sigli, Batee, Padang Tiji dan kecamatan tetangga lainnya. Belum lagi, kata Camat Hanim, warga dari arah Medan (Sumatera Utara) dan Banda Aceh yang transit di pasar Grong-Grong membeli penganan berbuka. Sehingga peredaran ekonomi pada bulan Ramadhan tinggi di pasar Grong-Grong.

Dikatakan, di tengah ramainya warga yang membeli takjil, maka pedagang dan pembeli harus memakai masker untuk mengantisipasi Covid-19.  Muspika Grong-Grong telah membagikan masker untuk pedagang takjil, agar mereka memakai masker saat berjualan. Sebab, saat ini angka pasien Covid-19 cendrung melonjak setiap hari.



Sumber : Serambinews
Tanggal : 04 Mei 2021